Blog

Survei-MBK: Pengen Kuliah! Tapi?

nikahkuliahkerja

Katanya, banyak orang yang menginginkan untuk melanjutkan studi setelah lulus SMA. Tetapi sangat banyak yang berpikir bahwa itu bukanlah perkara mudah. Bukan selalu karena biaya dan bukan selalu karena kemampuan yang kurang mendukung, tetapi ada banyak faktor lainnya yang sebenarnya jawaban akan masalah-masalah itu semua sudah ada.

Benarkah demikian?

MBK : Khusus untuk kamu¬†(siswa SMA atau baru saja lulus SMA), mohon bantu kami (Squad Mudo Bengkulu Kito) untuk menjawab ini semua ya.. ūüôā Oke?

Aku : Oke, aku siap!

[contact-form-7 id=”259″ title=”Survey_MinatKuliah”]

MENGHADAPI PERILAKU NEGATIF ANAK DAN REMAJA

CAKRAWALA MUDO #10

MENGHADAPI PERILAKU NEGATIF ANAK DAN REMAJA

 

Seorang tokoh pernah mengatakan, jika bumi adalah sebuah papan catur, maka tahukah engkau siapa rajanya? Ialah anak-anak. Embrio pemegang mimpi-mimpi masa depan bangsa yang masih murni. Maka jaga dan rawatlah proses tumbuh kembang mereka menjadi seorang tokoh bangsa yang besar. Dampingi proses pendidikan mereka dengan baik, agar jiwa yang masih bersih trsebut terisi dengan hal-hal yang baik dan berguna. Berlandaskan hal yang demikian, maka ditetapkanlah 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional oleh Presiden Republik Indonesia yang ke-2, Ir. Soeharto.

Momentum hari anak 23 Juli lalu mengingatkan kita betapa vitalnya perlindungan bagi anak yang juga menampar kita akan kejadian yang menimpa Yuyun, seorang remaja yang bertempat tinggal di Padang Ulak Tanding, Kabuaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Yuyun tewas usai diperkosa 14 pemuda dalam keadaan mabuk sehabis minum tuak. Kekerasan seksual, pornografi, dan obat-obatan terlarang merupakan salah satu contoh dari perilaku negatif yang mengelilingi dan rentan memberi pengaruh pada anak-anak dan remaja. Lantas, bagaimana langkah pencegahan maupun pengobatan yang baik bagi yang telah tertular? Berikut ulasan Ani Khairani, M.Psi mengenai bagaimana menghadapi perilaku negatif tersebut dari tinjauan psikologi.

Kekerasan seksual dan pornografi merupakan suatu hal yang dapat menyebabkan terjadiny kerusakan otak. Berdsasarkan penelitian dari Yayasan Buah Hati dan beberapa psikolog yang sudah menangani kasus-kasus demikian, kekerasan seksual penyebab utamanya adalah konsumsi pornografi. Jika kerusakan otak tersebut terjadi, maka beberapa dampak yang disebabkan adalah ebagai berikut:

1. Kerusakan pada Prefrotal Cortex (PFC)

PFC merupakan tempat untuk:

a. Moral dan nilai ditempatkan

b. Bertanggung jawab untuk perencanaan masa depan dan mengorganisasi diri

c. Penunda keinginan dan pengendali emosi

d. Pengaturan emosi dan pegontrolan diri

e. Matang di usia 20-25 tahun.

2. Banjirnya Hormon Dopamin di bagian System Limbic

a. System Limbic adalah pendukung PFC untuk merasakan kesenangan dan

b. Jika kesenangan itu tidak dapat dikendalikan oleh PFC maka akan membanjiri System Limbic dan pada akhirnya System Limbic akan kehabisan hormon Dopamine yang menyebabkan otak menagih terus menerus.

c. Kerusakan ini diibaratkan seseorang yang menaiki mobil yang berjalan kencang dan kemudian menabrak pohon, mobil yang hancur itu pun tidak mampu melindungi manusia yang berada di dalamnya.

d. Dari keseluruhan 6 bagian otak maka kerusakan akibat pornografi ini mencapai 5 bagian otaknya, sementara sel otak merupakan sel yang tidak dapat melakukan pembaharuan.

e. Jika sel tersebut rusak dan mati, maka berkuranglah jumlah sel tersebut.

Jika PFC telah mengalami kerusakan sangat susah untuk dilakukan pengobatan agar kembali seperti semula. Namun bukan berarti tidak mungkin, asalkan ada kemauan da perjuangan yang besar.

Batas kerusakan atau kecanduan tersebut terjadi , jika dengn 33-36 ejakulasi tanpa ada hubungan seksual. Kalau sebelum 33 kali masih lebih mudah dibetulkan. Jika berlebih atau lewat, maka dia akan berbuat hal-hal yang dapat mengarahkan anak tersebut kepad mencari objek seks yang dapat ia kerjakan.

Jika sebelum ini telah ditangani, maka ada kemungkinan bisa kembali sehat. Tetapi jika berlanjut labi lebih parah, lambat laun ingatan terhadap dirinya sendiri akan mengalami kerusakan dan tak sedikit kasus dimana korbannya menjadi psikopat.

Adapun ciri-ciri seseorang tersebut kecanduan pornografi adalah sebagai berikut:

1. Mengurung diri dan menghabiskan waktu dengan games dan internet di dalam

2. Bila ditegur dan dibatasi bermain gadget dia akan marah, melawan, berkata kasar

3. Mulai implusif, berbohong, jorok, dan mencuri.

4. Sulit berkonsentrasi.

5. Prestasi akademis menurun.

6. Jika bicara menghindari kontak mata.

7. Malu tidak pada tempatnya.

8. Menyalahkan orang.

9. Main dengan kelompok tertentu saja.

11. Harus memperoleh apa yang diinginkan.

Pengaruh langsung dari pornografi adalah sebagai berikut:

1. Selfie

2. Sexting

3. Masturbasi

4. Pacaran

5. Oral Seks

6. Pergi ke lokasi pemerkosaan

7. Incest

8. Seks dengan binatang

Kiat pencegahan yang dapat dilakukan mulai dari sekarang diantaranya dengan cara:

1. 7 pilar pengasuhan anak

2. Dual parenting: Ayah harus terlibat.

3. Tetapkan tujuan pengasuhan dan sepakati

4. Komunikasi yang baik, benar, dan menyenangkan.

5. Orang tuan yang enaamkan nlai agama

6. Menyiapkan masa baligh

7. Bijak memanfaatkan teknologi

Selanjutnya, jika terlanjur terjebak perilaku negatif, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memperbaiki, diantaranya:

1. Bagi Korban

a. Menggunakan metode psikoterapi: Disosiasi dan Refarming¬†Disosiasi adalah menghilangkan ‚Äúpain‚ÄĚ yang diasosiasikan pada ‚Äúevent‚ÄĚ yang¬†pernah terjadi, bantu klien untuk dapat memaafkan kesakitan yang dulu dan¬†menerima rasa sakitnya, sehingga menjadi netral.¬†Ketika sudah berhasil, maka lakukan refarming, untuk memasukkan sugesti¬†positif pada anak tersebut, bahwa hidup ini akan tersu berjalan, jadikan sisa¬†hidup ini untuk kebaikan-kebaikan yang belum sempat dilakukan.

b. Beberapa korban malah lebih banyak berhasil untuk menanggulangi pain¬†ketika peristiwa itu terjadi, ‚Äúnamun masalah terjadiketika saat sulit tersebut¬†orang tua tidak ‚Äústand-up‚ÄĚ untuk dirinya. Sehingga peran orang tua untuk¬†mendampingi dari awal sampai akhir menjadi hal penting.

2. Bagi Pelaku

a. Dapatkan rekomendai ahli terhadap kondisi klien. Jauhkan kesempatan dia untuk kembali melihat pornografi.

b. Jauhkan sumbernya.

c. Ajak untuk belajar menundukkan pandangan.

d. Bertahap perlahan untuk mengembalikan dia dan menyadarkan bahwa kehidupan ini bukanlah kehidupan sebenarnya, orientasi akhirat perlu

e. Family therapy, bhwa seluruh keluarga harus membantunya, mendapinginya, menguatkan dan menjadi pembelanya kapanpun diperlukan.

f. Bersama-sama seluruh keluarga mengembalikan standar pandangan kita terhadap kehidupan ini menggunakan cara pandang yang berorientasi pada maha pencipta dan alam akhirat kelak.

Kekerasan seksual dan porografi ini menyebabkan tidak hanya kerusakan fisik, namun juga kekerasan mental dalam bentuk perilaku menyimpang. Pendidikan seksual itu pada dasarnya dimulai dengan mengenal diri sendiri, yang secara zahir fisiknya seperti apa, ini memberi pemahaman kepada anak tentang perbedn jenis kelamin. Tahap kedua kenalkan tentang tanggung jawab terhdap tubuhnya, bagaimana menjaga kebersihan dan auratnya, kemudian menanamkan kepada mereka rasa malu.

Memandang anak-anak terlahir ke dunia ini berbeda-beda dan setiap anak adalah unik, seperti halnya ada anak yang berkebutuhan khusus (ABK) pada dasarnya hal yang dilakukan sama. Namun metode penyampaian kepada anak-anak tersebut yang mungkin dikondisikan agar mampu diterima anak dengan baik.

Lingkungan pornografi dapat masuk ke dalam lingkungan anak salah satunya didukung oleh kecanggihan teknologi. Oleh karena itu, orang tua harus bijak dalam memberi anak kebebasan menggunakan fasilitas tersebut. Silakan beri anak gadget jika:

1. Sudah matang secara emosi, cirinya adalah bisa mengendalikan keinginan.

2. Sudah ada kesepakatan sebelumnya sehingga penggunaan bisa dibatasi.

3. Komitmen orang tua untuk selalu meantau anak menggunakan gadget.

4. Memberikan alternatif kegiatan di waktu luang anak selain gadget.

Selain peran dari orang tua, guru sebagai tenaga pendidik juga memiliki peran penting dalam hal ini. Guru bukanlah seorang pengajar, akan tetapi guru adalah seorang pendidik. Sama perannya dengan orang tua, anak murid adalah anak mereka pula. Perjuangan mereka menjaga anak didik sama beratnya dengan perjuangan orang tua menjaga, mendidik, melatih, serta menbina anak-anaknya.

Namun, jika anak terlanjur melakukan kesalahan dan mereka menyadarinya, beri anak selftreatment untuk mengendalikan keinginannya, beberapa diantaranya:

1. Rasa senang yang tidak pada tempatnya dialihkan pada rasa senang yang lain.

2. Kuat dalam tekad bahwa dia akan melepaskan segala kegiatan yang tidak baik

3. Bisa meninggalkan barang-barang gadgetnya dan cukup menggunakan

4. Dalam menuju proses ini, anak-anak butuh pendampingan penuh dri orang tua.

Penguatan, pengingatan, pelukan, perhatian, dari orang-orang terdekatnya yang memahami bahwa melepas kecanduan merupakan perjuangan yang Perintah maupun larangan tersebut sebaiknya diberikan dengan cara sentuhan dan tancapkan pada pemahaman yang mendalam kenapa orang tua melarang, kenapa harus diberi aturan, dna sebagainya. Alasan-alasan atas jawaban mengapa itu harus diberikan dengan sabar dan bertahap.

‚ÄúIncharge pada dunia anak, sesungguhnya orang tua dan tenaga pendidik¬†lainnya sedang menyiapkan seorang ahli surga. Itu yang harus ditanamkan pada diri¬†kita. Sehingga ketika kita berperan sebagai orang tua, guru, konselor, tetap pada¬†jalur bahwa kita menyiapkan mereka untuk menjadi ahli surga.‚ÄĚ

Selanjutnya timbul pertanyaan, mengapa kasus ini kebanyakan menimpa kaum adam sebagai pelaku, seperti contoh kasus Yuyun tersebut? Hal ini disebabkan karena laki-laki memiliki kelemahan di mata, maka dari itu perintahnya adalah menundukkan pandangan. Sementara itu pula, alay kelaminnya berada di luar tubuh yang sangat mudah untuk dirangsang. Anak laki-laki yang mengalami kerusakan otak sebelum usia 21-25 tahun akibat pornografi, mereka akan menjadi customer loyal seumur hidup bagi para pebisis pornografi, yang pad akhirnya dapat memiliki keterkaitan dengan bisnis senjata gelap.

Pada tahun 2009 pakar yang menangani addiction pornografi, Prof. Donald dari US menyarankan salah satu cara sebagai bagian prevantif pornografi adalah menundukkan pandangan.

Satu hal lain yang perlu diketahui bahwa setengah dari para pelaku pemerkosa Yuyun, mereka memiliki dendam kepad ibu, karena sering dimrahi, tidak pernah dihargai, dianggp nakal, dn lain-lain. Jadi ketika memperkosa yang diingan adalah menyakiti wanita yang diasosiasikan pada ibunya yng dibenci.

Lantas bagaimana dengan pendekatan yang dapat dilakukan untuk lingkungan yang terbiasa dengan kriminlitas yang tinggi seperti mabuk-mabukan, mencuri, begal, dan sebagainya yang sebgaian besar pelauknya adalah remaja. Jika yang terjadi demikian, biasanya mereka memiliki kelompok, maka sasaran pendekatan yang utama adalah kepala atau pemimpin kelompok tersebut. Hal ini harus menjadi pemikiran dan penanganan menyeluruh dari orang-orang yang in charge di daerah tersebut dengan menggandeng pemerintah daerah.

Banyak kiat yang dapat dilakukan untuk menjaga dan melindungi anak dari beragam bahaya yang mengancam. Perlindungan tersebut diawali dari lingkungan primer anak itu sendiri, yaitu keluarga. Bagaimana cara orang tua mendidik anak adalah hal vital yang menentukan seberapa jauh anak mampu bertahan pada garis aman ketika terjun ke lingkungan yang lebih besar. Jaga dan rawatlah bibit-bibit murni tersebut agar dapat tumbuh dengan sempurna. Bangsa dan seluruh masyarakat yang telah dewasa bertugas untuk mengayomi mereka. Hancur anak-anak saat ini, maka hilang mimpi besar suatu negara 40 tahun ke depan.

Cakrawala Mudo #10

CS#10

[Cakrawala Mudo #10]

Sebuah format baru dari Camkoha Sharing. Program ini tidak hanya membahas informasi beasiswa dan konferensi tetapi juga isu-isu terkini.

Hadir di edisi ke #10 dengan tema menghadapi perilaku negatif anak & remaja, mengingat kejadian negatif yang dialami anak-anak di Provinsi Bengkulu beberapa waktu silam masih membekas diingatan kita.

Kekerasan seksual, pornografi, obat-obat terlarang adalah contoh dari perilaku negatif tersebut.

Dalam rangka menyambut hari anak nasional, Mudo Bengkulu Kito mencoba membahas dari tinjauan psikologi terkait hal ini agar dapat menjadi pengetahuan bagi kita semua.

Daftar diskusi : Nama_Organisasi ke 082281118572

Minggu, 24 Juli 2016
19.00-21.00
Via Whatsapp

Speaker :
Ani Khairani, M.Psi Psikolog
? Direktur UNIK.Edu+
? Owner Khalifah Childcare Tapos Depok

Moderator :
Afifah Makhirliana
? Alumni FIM 17

Leaders In Training

Leaders In Training Mudo Bengkulu Kito : ‚ÄúKita Pemimpin Peradaban‚ÄĚ

Sabtu, 2 Juli 2016 Mudo Bengkulu Kito bekerjasama dengan Politeknik Raflesia Rejang Lebong mengadakan kegiatan Leaders In Training dengan tema Mempersiapkan Generasi Muda Berkualitas Menuju Bengkulu Bermartabat‚ÄĚ. Leaders In Training mengundang pemuda Bengkulu yakni M. Aznan Firmansyah (Co-Founder Mudo Bengkulu Kito, Ketua Unit Robotika ITB) dengan tema Passion, Bayu Sadewa (Co- Founder Mudo Bengkulu Kito, Forum Indonesia Muda) dengan tema Networking, Ridho Muhammad Sakti (Co- Founder Mudo Bengkulu Kito, Sekjend ISMAFARSI 2014-2016, Mahasiswa Berprestasi Utama Farmasi UI 2015) dengan tema Human Resources Management, Pofi Putri Utami (Co-Founder Dari Negeri Untuk Negeri, Mawapres FMIPA UNSRI 2015) Social Project. Kegiatan ini diikuti 48 pemuda Rejang Lebong. ‚ÄúMudo Bengkulu Kito concern dalam pembangunan SDM pemuda Rejang Lebong, dalam rangka mempersiapkan Generasi Muda Berkualitas Menuju Bengkulu Bermartabat kami menyelenggarakan LIT Pertama di Rejang Lebong. Semoga kegiatan ini dapat melahirkan pemuda strategis, ujar Akhmad Prayoga Project Officer LIT MBK‚ÄĚ. Selain mendapatkan pelatihan materi, di sesi akhir acara terdapat Focus Grup Discussion Social Project. Peserta dibagi menjadi empat klaster yakni pendidikan, lingkungan, kesehatan dan sosial. Kemudian peserta mempresentasikan social project yang akan dilakukan dihadapan peserta lainnya. Klaster pendidikan melahirkan Bengkulu Youth Camp sebuah forum silaturahmi dan upgrading pemuda Bengkulu, klaster lingkungan melahirkan Sobat Bumi sebuah social project Curup Bebas Sampah, klaster sosial melahirkan komunitas MBK Goes to Masjid dan klaster kesehatan melahirkan komunitas Sehat Besamo. Kegiatan kepemimpinan ini sangat seru dikemas dengan pelatihan, diskusi dan project social yang kekinian. Selain mendapatkan pengetahuan, keluarga, kita dituntut untuk menjadi pribadi yang aktif, ujar Ihsan ketua sekbid 3 OSIS SMA N 1 Curup.
Mudo Bengkulu Kito merupakan sebuah NGO (Non-Govermental Organization) milik anak-anak muda dari berbagai latar belakang aktivitas yang concern bergerak dibidang Nationalism, Youth Development Program, Leadership dan social. NGO ini bertujuan untuk mewadahi mimpi anak muda Bengkulu untuk Bengkulu Bermartabat dan Indonesia agar mampu memberikan social impact bagi bangsa dan negara dengan cara menciptakan perubahan sesuai dengan passion nya. Kami meyakini bahwa anak muda pada dasarnya memiliki potensi yang luar biasa, maka potensi ini perlu diarahkan agar mampu menghasilkan sesuatu yang prestatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Anak muda ini perlu wadah lingkaran kebaikan untuk menjaga semangat kehidupan agar senantiasa berbuat positif dan berani mewujudkan mimpi Bengkulu Bermartabat, ujar Ridho Muhammad Sakti Mahasiswa Berprestasi Farmasi UI 2015.

 

13754129_272995896400130_7777597591479300940_n

Ramadhan Ceria

Alhamdulillah telah terlaksana kegiatan Ramadhan Ceria yang diinisiasi oleh Mudo Bengkulu Kito. Kegiatan ini terdiri dari kelas mendongeng oleh Pofi Putri Utami (Alumni Angkatan Perubahan KPK), berbagi buku cerita – CD Lagu aku anak jujur ke 18 anak yang hadir, Tilawah bersama komunitas, Tausiah inspiratif oleh Deagita Randa Putra (Ketua FSLDK Provinsi Bengkulu), dan berbagi takjil serta nasi bungkus kepada masyarakat.

Terima kasih kami ucapkan kepada para donatur, walau waktu donasi yang singkat yaitu 1 hari Alhamdulillah terkumpul Rp 2.183.100

Terima kasih pula kepada KPK, Ikatan Alumni SD 88, OSIS SMA 1 Curup Kota, Risma Asy Syura, Risma Jamik, Komunitas Rejang Lebong-Jogja (Koreljo), BEM Stain, HMPS PGMI Stain serta pihak-pihak lain yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini.

Semoga kebaikan tak pernah putus dari kehidupan kita. Sendiri berbuat baik akan melahirkan satu kebaikan, tapi bahu-membahu akan melahirkan lebih banyak hal baik di lingkungan kita.

Sampai bertemu, di kegiatan kebaikan lain waktu, sanak !

Salam,
Mudo Bengkulu Kito

 

13566996_264949207204799_8033203428993748684_n

Camkoha Sharing #9

Camkoha Sharing 9 Mudo Bengkulu Kito : ‚ÄúPemuda Pemimpin Perubahan‚ÄĚ

Senin, 27 Juni 2016 Mudo Bengkulu Kito bekerjasama dengan HMPS PGMI STAIN Curup mengadakan kegiatan talkshow inspiratif mengundang pemuda aktif dan berprestasi asal Bengkulu yakni Ridho Muhammad Sakti (Co- Founder Mudo Bengkulu Kito, Sekjend ISMAFARSI 2014-2016), M. Aznan Firmansyah (Co-Founder Mudo Bengkulu Kito, Ketua Unit Robotika ITB), Bayu Sadewa (Co- Founder Mudo Bengkulu Kito, Forum Indonesia Muda), Pofi Putri Utami (Co-Founder Dari Negeri Untuk Negeri, Mawapres FMIPA UNSRI 2015), Annisa Ridhatul (Mawapres FISIP Brawijaya 2016, Student Exchange Thailand) serta dimoderatori oleh Resio Tirta Sanjaya (Chairman CIES FEB UB 2016). Kegiatan ini diikuti 191 peserta dan 9 komunitas dari Padang, Palembang, Bandung, Jakarta, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Bengkulu, Curup, Kepahiang, Seluma. Kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB di Aula STAIN Curup dengan keynote Speaker Wakil Bupati Rejang Lebong, H. Iqbal Bastari, SPd, MM. “Saat ini belum banyak kegiatan anak muda yang terkoneksi, berkolaborasi untuk kemajuan Rejang Lebong. Anak muda melepaskan ego kesombongannya untuk berpikir, belajar, berkolaborasi untuk melakukan perubahan. Pemerintah sangat mendukung gerakan positif yang dibangun oleh Mudo Bengkulu Kito, sudah saatnya generasi muda berkontribusi dan kolaborasi. Pemerintah siap membuka ruang ruang diskusi untuk bersinergi bersama Mudo Bengkulu Kito, ujar Wakil Bupati Rejang Lebong, H. Iqbal Bastari, Spd, MM. Selain pak Wabup acara ini dihadiri oleh Ketua Jurusan Tarbiyah STAIN Curup Dr H Lukman Asha, M.Pd dan Ketua Prodi PGMI STAIN Curup Susilawati M.Pd.I. Di akhir acara dilakukan Deklarasi menuju Bengkulu Bermartabat oleh Mudo Bengkulu Kito bersama 9 komunitas ditandai dengan penandatanganan prasasti.
Mudo Bengkulu Kito merupakan sebuah NGO (Non-Govermental Organization) milik anak-anak muda dari berbagai latar belakang aktivitas yang concern bergerak dibidang Nationalism, Youth Development Program, Leadership dan social. NGO ini bertujuan untuk mewadahi mimpi anak muda Bengkulu untuk Bengkulu Bermartabat dan Indonesia agar mampu memberikan social impact bagi bangsa dan negara dengan cara menciptakan perubahan sesuai dengan passion nya. Kami meyakini bahwa anak muda pada dasarnya memiliki potensi yang luar biasa, maka potensi ini perlu diarahkan agar mampu menghasilkan sesuatu yang prestatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Anak muda ini perlu wadah lingkaran kebaikan untuk menjaga semangat kehidupan agar senantiasa berbuat positif dan berani mewujudkan mimpi Bengkulu Bermartabat, ujar Ridho Muhammad Sakti Mahasiswa Berprestasi Farmasi UI 2015.

Mudo Bengkulu Kito berdiri pada tanggal 1 Januari 2016, berawal dari keresahan trio Co-Founder Ridho, Bayu, Aznan serta didukung pemuda Bengkulu diseluruh nusantara terkait masalah-masalah yang hadir di Bengkulu. “Kami merasa terpanggil untuk mengambil peran dalam kemajuan Bengkulu, ternyata belum ada kolaborasi masiv yang dibangun oleh pemuda Bengkulu, ujar Ridho. MBK telah menjalankan berbagai project stategic mengadakan kegiatan skala regional dan nasional. Hingga saat ini MBK memiliki program Bekawan Berbagi, Camkoha Sharing, Kepo Kuliah, Coretan Kito dan Bengkulu Leadership Camp. Program Camkoha Sharing 1-8 telah dilaksanakan secara online, Camkoha Sharing 9 merupakan talkshow inspiratif sekaligus soft launching gerakan MBK dengan mengangkat tema Pemuda Pemimpin Perubahan. Dengan menyuarakan semangat tagline ‪#‎PemudaPemimpinPerubahan‬ &‪#‎BengkuluBermartabat‬ MBK akan terus merangkul anak muda lewat kegiatan- kegiatan kreatif, inovatif, dan tentunya sustanaible demi mampu menginspirasi generasi muda untuk mulai memikirkan dan berkontribusi untuk kemajuan Bengkulu dan Indonesia. “Kami memohon doa dan dukungan dari semua kalangan pemuda, pemerintah, wartawan semoga gerakan ini dapat bermanfaat dan memberikan perubahan nyata bagi Bengkulu.

13517509_261934124172974_3146765048950088488_o 13558850_261933674173019_4010354473456826244_o 13558947_261933667506353_6633693399434551457_o